Banyak orang di dunia ini hadir mencolok dengan berbagai ideal mereka. Dan tidak sedikit orang yang terpesona karenanya. Dunia ini penuh dengan berbagai keindahan. Entah itu keindahan semu, ataupun keindahan yang dibangun diatas keburukan orang lain.
Ketika seorang pemimpin berlaku seenaknya pada bawahannya, hanya karena merasa sang bawahan sudah banyak meminta pertolongannya. Seenaknya bertindak, seenaknya menghakimi. Haruskah sang bawahan diam, berusaha mentolerir kelakuan sang atasan? ataukah sang bawahan harus menerjang sang atasan dengan segala fakta yang ada?
Apa yang terjadi dengan dunia ini? Dimana kata-kata tak lagi diperdulikan, perasaan menjadi mainan, dan tingkah laku menjadi sorotan utama. Bukan lagi hati yang menjadi pujaan, tapi tampilan luar… Akankah semua orang bersorak-sorai karenanya? Apa pendapat si buruk rupa, jika semua ini terjadi?
Semua orang diciptakan sama, sederajat. Tak ada yang boleh merasa penuh kekuasaan, sehingga bisa menghakimi, dan berkata, bertindak, bertingkah seenaknya…